Saham Hijau

Tanggal : 15 Juli 2009 Oleh : Aldy. Kategori Kehutanan, Praktek.

Apaan Sih ? Saham Hijau singkatnya  saham perusahaan yang memperhatikan masalah lingkungan. Segitu aja ? baca deh biar tahu.

Sustainable and Resposible Investment (SRI)-KEHATI adalah Indeks saham baru hasil kerjasama Bursa Indonesia dengan Yayasan Kehati. Yayasan Kehati adalah lembaga non-profit yang mendorong pelestarian dan pemanfaatan keaneka ragaman hayati. Indeks SRI-KEHATI memuat saham-saham perusahaan yang memiliki kinerja baik, mendorong usaha-usaha berkelanjutan, peduli lingkungan hidup dan masalah sosial serta menerapkan good corporate governace.

Indeks ini digunakan oleh insvestor sebagai panduan untuk membeli saham di bursa efek Jakarta. Sebelumnya, selain indeks utama Jakarta Composite Indekx ( indeks harga saham gabungan ), sudah ada indeks LQ-45, Jakarta Islamic Indeks (JII), Kompas 100, Bisnis-27 atau Pefindo 25, yang menjadi acuan.
Penerapan Indeks saham berbasis perusahaan ramah lingkungan dan peduli masalah sosial ini sudah lama digagas oleh Yayasan Kehati, sebelumnya Yayasan Kehati juga sudah menerbitkan Reksa Dana Kehati Lestari pada tahun 2007 yang lalu. Reksa Dana ini dikelola oleh Bahana TCW Investment Management.

Kriteria Indeks Saham SRI-KEHATI.

Pada tahap ini ada tiga kriteria yang harus dipenuhi oleh perusahaan, yaitu pertama asset yang dimiliki minimal Rp. 1 triliun, kedua memberikan acuan laba dengan acuan rasio keuntungan atas harga saham (price earning ratio ) yang positif dan ketiga jumlah saham publik minimal 10%. Selain ketiga kriteria tersebut masih ada (enam ) kriteria khusus yang mesti dipenuhi, yaitu :
1. Peduli Lingkungan.
2. Berbasis Komunitas.
3. Menerapkan good corporate governance,
4. Tidak perna melanggar hak asasi manusia,
5. Munjunjung persaingan usaha, dan
6. Melindungi tenaga kerja.

Sampai sejauh ini sudah ada 400 emiten yang diseleksi, dari tiga kriteria pertama hanya 68 emiten yang lulus, setelah ditambah dengan 6 kriteria khusus hanya tersisa 25 emiten yang masuk kedalam indeks saham SRI-KEHATI. Evaluasi akan dilakukan 2 kali dalam setahun, sehingga sangat dimungkinkan ada saham yang keluar dan masuk indeks SRI-KEHATI.

Di Eropah, indeks yang seperti ini sudah sangat lazim dan sudah lama melakukannya. Investor besar biasanya cerewet dan hanya mau menanamkan/menginvestasikan dananya pada perusahaan-perusahaan “hijau”, belum termasuk Indo Hijau.

Indeks saham hijau ini adalah yang pertama di Asia Tenggara, sementara diasia Indonesia adalah yang kedua setelah Jepang menerapkan saham hijau.

Seberapa Efektifkah penerapan saham hijau ini terhadap keberlangsungan lingkungan ? masih belum ada jawaban pasti, lha wong baru saja berjalan. Harapanya dengan penerapan saham hijau ini, inverstor harus pilih-pilih jika ingin menanamkan modalnya, pilihlah perusahaan yang benar-benar memperhatikan lingkungan, jika tidak batalkan saja inverstasi anda.

Sumber : Majalah Tempo Edisi 22-28 Juni 2009, Hal. 120 ( Padjar Iswara )

Most Commented Posts

10 Komentar pada : Saham Hijau

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Catatan Rudy mengatakan:

    Wa… Ku gag ngerti kalo soal saham-menyaham… Selamat siang..

  2. Planet Orange mengatakan:

    Ooo bgitu ya, baguslah kalo bgitu bro, jadi perusahaan yang ramah lingkungan kemungkinan sahamnya banyak diminati kah..

    Kl saya sering menggunakan indikator ini http://www.greenpeace.org/raw/content/international/assets/binaries/ranking-guide-8th-edition.swf untk melihat perusahaan mana yang udah Go Green..
    Planet Orange´s last blog ..My iseng iseng project My ComLuv Profile

  3. rismaka mengatakan:

    Apakah maksudnya ini Hutan Indonesia sudah disahamkan? Diperjual belikan begitu mas? Oh no.. :dead:
    rismaka´s last blog ..Adi Nugroho Mangun Karsa My ComLuv Profile

    • Aldy mengatakan:

      @rismaka, Bukan mas, Saham Hijau itu hanya nama saja, biasanya dijadikan indikator oleh investor asing yang bermodal besar untuk membeli saham sebuah perusahaan, indikatornya : peduli lingkungan, peduli karyawan dan lain-lain itu. Apakah efektif ? gak tahu dengan jelas. tapi setidaknya ada upaya kearah perbaikan lingkungan.
      Aldy´s last blog ..Peladang Berpindah (tidak) Merusak Hutan ?) My ComLuv Profile

  4. dp mengatakan:

    salam kenal, artikel-nya cukupmengesankan, eh boleh gak tukeran link
    dp´s last blog ..Salam My ComLuv Profile