Kerinci Seblat, Penghasil Taksol Satu-satunya di Indonesia.

Tanggal : 26 Desember 2009 Oleh : Aldy. Kategori Flora dan Fauna.

Penemuan senyawa kimia taksol telah memberikan harapan baru bagi pasien yang terserang virus kanker.

Senyawa taksol mempunyai keaktifan yang dapat membunuh virus penyebar berbagai kanker, seperti kanker payudara dan kanker rahim. Taksol adalah senyawa kimia dipertenoid tipe taksan yang telah diisolasi dari spesies taxus.

Taxus sumatrana atau dikenal dengan Sumatran yew (Cemara Sumatra) merupakan satu-satunya jenis Taxus yang tumbuh di Indonesia, yaitu di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Jenis ini tumbuh secara alami di TNKS pada ketinggian 1400 mdpl – 2300 mdpl pada punggung-punggung bukit atau tepian jurang.

Taxus sumatrana is an evergreen shrub and one of the eight species of the yew. It is found in a number of countries, including Afghanistan, Tibet, Nepal, Vietnam, India, Burma and China, and is known as the Chinese yew. It is typically found at heights ranging from 400–3,100 m[1] in subtropical forest and on highland ridges. It can also be found conserved in the Taroko National Park in Taiwan and the Ayubia National Park in Pakistan.(http://en.wikipedia.org/wiki/Taxus_sumatrana)

Kulit, daun, cabang, ranting dan akar dari Genus Taxus merupakan sumber Taxane, dimana paclitaxel atau lebih dikenal dengan merk dagang Taxol diekstraksi, sebagai obat yang sangat sukses digunakan dalam pengobatan kemoterapi untuk berbagai jenis kanker. Seiring dengan tingginya tingkat eksploitasi yang dilakukan untuk memperoleh bahan aktif taxane di dunia farmasi, maka populasi taxus di dunia telah menurun secara drastis.

Permintaan fenomenal terhadap bahan aktif paclitaxel dan berbagai senyawa golongan taxane lainnya berlangsung mulai tahun 1990-an dan sampai saat ini paclitaxel merupakan obat anti kanker paling dicari di dunia. Sejak tahun 2005 Genus Taxus telah dimasukkan ke dalam Appendix II CITES.

Tidak seperti jenis Taxus lainnya yang tumbuh di Eropa dan Amerika yang sudah banyak diteliti, Taxus sumatrana yang tumbuh di Indonesia hanya mendapatkan sedikit perhatian. Padahal jenis ini merupakan salah satu jenis yang potensial untuk dikembangkan baik untuk tujuan konservasi maupun produksi.

Salah satu penelitian yang telah dilakukan untuk jenis ini adalah dari aspek keragaman genetik dan uji stek. Berdasarkan hasil penelitian, meskipun habitat alami Taxus sumatrana di Indonesia hanya diketahui ada di kawasan Kerinci Seblat namun jenis ini memiliki keragaman genetik dalam populasi yang cukup tinggi, sedangkan keragaman genetik antar populasi tergolong sedang.

Perbanyakan vegetatif jenis ini berhasil dilakukan dengan media terbaik adalah cocopit; sekam pada perbandingan 2:1 v/v dengan menggunakan metode pengkabutan. Persentase stek hidup dan berakar mencapai 66,7%.

Sumber : Siaran Pers Departemen Kehutanan  Nomor: S.660/PIK-1/2009.

File Yang Anda Cari ?

42 Komentar pada : Kerinci Seblat, Penghasil Taksol Satu-satunya di Indonesia.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. alamendah mengatakan:

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Itulah kekayaan hutan kita. Amat disyangkan jika belum terkuak manfaatnya sudah punah terlebih dulu.
    alamendah´s last blog ..Pohon Trembesi (Ki Hujan) Serap 28 Ton CO2 My ComLuv Profile

  2. alamendah mengatakan:

    (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    Mumpung Bang Deka belum datang…
    alamendah´s last blog ..Pohon Trembesi (Ki Hujan) Serap 28 Ton CO2 My ComLuv Profile

  3. alamendah mengatakan:

    (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
    alamendah´s last blog ..Pohon Trembesi (Ki Hujan) Serap 28 Ton CO2 My ComLuv Profile

  4. guskar mengatakan:

    dari sebuah artikel yg pernah saya baca, Indonesia berpeluang menjadi negara produsen terbesar di dunia untuk jenis bahan kimia alami atau kimia bahan alam.
    Lebih dari 95 persen dari jenis tumbuhan hutan tropika di indonesia belum dievaluasi secara kimia. mdh2n ke depan para ilmuwan dan peneliti negeri ini lbh punya kesempatan melakukan penelitian dan investor dlm negeri tertarik untuk memproduksi secara lbh serius

  5. pakde Cholik mengatakan:

    Indonesia sebenarnya mempunyai kekayaan alam yang luar biasa. Jika pengelolaannya bagus dan kebocoran2 bisa diminimalisir kita akan menjadi negara yang hebat. Sayangnya, orang2 pintar belum dimanfaatkan dengan optimal.
    Salam hangat dari Surabaya

  6. Planet Orange mengatakan:

    Mas, itu kl dibudidayakan kira2 berapa tahun bisa di panen ya…. kayaknya menarik tuh mas… mungkin aja petani di Indonesia bs membudidayakannya…

    *ntar kl emang menungkinkan, mo telp bpk di Palembang, biar berkebun cemara juga di antara tanaman sawitnya….
    Planet Orange´s last blog ..Tiga blog yang paling sering saya kunjungi My ComLuv Profile

    • Indo Hijau mengatakan:

      Kalau usia Budidaya masih belum saya temukan referansinya mas, mungkin bisa langsung berhubungan dengan pengelola Tanam Nasional Kerinci Seblat atau Dinas Kehutanan setempat.

  7. Rizal mengatakan:

    Wah.. semoga peran dan fungsi TAXOL ini untuk penyakit Kanker benar – benar bisa optimal ya Mas..

    Dengan begitu, ini akan menjadi salah satu harapan yang cukup penting bagi penderita kanker untuk memiliki peluang sembuh lebih besar…
    Rizal´s last blog ..Your Life is Your Responsibility My ComLuv Profile

    • Indo Hijau mengatakan:

      Secara klinis memang sudah sibuktikan jika senyawa ini mampu membunuh bibit kanker, masalahnya sekarang tumbuhan ini sudah langka, jika pemerintah tidak benar-benar memperhatikan habitatnya, saya khawatir justru suatu saat dia akan punah.

  8. KangBoed mengatakan:

    :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fuuullllllllllllllllllllllllllllllll

  9. KangBoed mengatakan:

    :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank

    I Love U fuuullllllllllllllllllllllllllllllll
    KangBoed´s last blog ..Hati Hati ARUS PERCEPATAN menimpa Nusantara My ComLuv Profile

  10. KangBoed mengatakan:

    Kangen sama mas ALDI
    KangBoed´s last blog ..Ternyata Simpanse Juga Suka Musik.. My ComLuv Profile

  11. Deka mengatakan:

    Maaf nie baru sempat datang kebetulan saya di paksa untuk relaksasi dulu kemarin.
    Deka´s last blog ..Membuat Related Post Wordpress Dengan PHP My ComLuv Profile

  12. Deka mengatakan:

    Ow begono yo Om… [bingung mau komen apa lagi, gak ngeh juga, hehehe.. ]
    Deka´s last blog ..Membuat Related Post Wordpress Dengan PHP My ComLuv Profile

  13. Dewi Yana mengatakan:

    Assalamu’alaikum,
    Aapa kabar Mas Aldy, maaf, baru sempat berkunjung sekarang, saya sedang ada kesibukan yang cukup padat, salam untuk keluarga tercinta, selamat tahun baru… (Dewi yana)
    Dewi Yana´s last blog ..Sabar dan Syukur My ComLuv Profile

    • Indo Hijau mengatakan:

      Walaikumsalam mbak,
      Syukur Alhamdullilah, kabarnya baik-baik saja. Yah, walaupun banyak kesibukan ternyata blognya mbak naiknya luar biasa, sudah menyaingi blognya om fatihsyuhud.
      Selamat sekali lagi.

  14. soewoeng mengatakan:

    satu satunya didunia? hebad

  15. dobleh yang malang mengatakan:

    met tahun baru y kawan
    salam hangat dari blue
    dobleh yang malang´s last blog ..Gara gara Miyabi, blue pun jadi trendsenternya film biru…………………..wadau My ComLuv Profile