APAKAH INI PERLU DIFIKIRKAN ?

Tanggal : 13 September 2009 Oleh : Aldy. Kategori Opini.

Hari ini postingannya agak aneh, bukan ciri khas Indohijau yang kebanyakan membahas masalah hutan, tanaman dan hal-hal lain yang berbau kehutanan.

Ini hanyalah sebuah ilustrasi bahwa dalam hidup ini ada yang layak kita fikirkan dan diperjuangkan tetapi ada juga tidak perlu terlalu difikirkan.

Kekuatan Fikiran

Kekuatan Fikiran

Dari sekian banyak hal, saya mencoba untuk memilih beberapa hal yang tidak perlu terlalu difikirkan, rekan-rekan bisa saja menambah daftar sendiri mengenai hal yang tidak perlu terlalu di fikirkan ini.  Kok gitu ? karena pemikiran saya dengan rekan-rekan pastinya berbeda, postingan ini hanyalah pemicu, ledakannya ada pada rekan-rekan semua.  Oke kita mulai.

  • Kelemahan Kita,
    Hey, setiap orang punya kelemahan bung, jadi tidak perlu berlagak seperti superman.  Jika tidak bisa katakan kita tidak bisa, tidak perlu malu.  Justru kita akan malu sendiri, ketika kita mencoba karena sok tahu tetapi hasilnya hancur.
    Tetapi sesekali kita juga perlu melakukan hal yang tidak terlalu kita kuasai karena akan memberikan sensasi tersendiri, contohnya mencoba berdansa.
  • I don’t  like Mondays,
    Coba ubah fikiran kita, jika kita bersemangat pada hari senin, percaya atau tidak kita akan sanggup memelihara semangat ini sampai dengan hari jum’at atau sabtu.  Tetapi jika sejak senin saja kita sudah tidak bersemangat, saya malah khawatir usia kita tidak sampai hari kamis, nah loh…
  • Masa kanak-kanak yang tidak bahagia.
    Bukan hanya kita, bintang poprock Michael Jackson saja memiliki masa kecil yang bisa dikatakan kurang bahagia, toh dia akhirnya menjadi musisi paling sukses dimuka bumi ini.
    Simpelnya bayangkan jika kita terlahir 200 tahun yang lalu, kemungkinan tingkat kebahagian yang kita peroleh semakin kecil.  Sekarang saatnya kita untuk melakukan hal-hal yang kita inginkan, melakukan arum jeram, atau mengencani ibu dosenmu yang bahenol itu…?
  • Pekerjaan yang terasa berat setiap hari,
    Mengeluh tidak akan meringankan pekerjaan kita, lebih baik ubah pekerjaan tersebut menjadi hobi, atau minta pindah kedivisi lain atau malah wirausaha sendiri…
  • Masalalu kehidupan seks pasangan,
    Bung, jangan mau menang sendiri, ketika komitmen diucapkan bukankah kita sudah seharusnya mengetahui 90 – 100 % siapa pasangan kita ?, kenapa sekarang justru kita mempersoalkan yang sudah kita sepakati bersama ?, berlaku yang fair membuat kita menjadi orang dihormati.  Bukankah pasangan kita juga menerima kita apa adanya ? padahal kondisi kita lebih hancur dari dia ?
  • Fantasi menjadi bintang top,
    Bersyukurlah saat ini kita bukan manusia top markotop, jika tidak bayangkan paparazzi akan selalu menyertai kemana kita pergi, bahkan beli terasi diwarung tetangga sebelahpun akan menjadi berita yang menghebohkan, terkecuali kita termasuk golongan gila popularitas.
  • Kesalahan orang tua kita,
    Katakanlah kita pernah dipaksa oleh orang tua untuk main seruling, padahal kita lebih senang main gitar.  Forget it, mulai sekarang belajarlah main gitar dan jangan berkhayal kita akan berubah menjadi Eddy Van Halen.
  • Acara heboh tetangga rumah,
    Acaranya ramai dan hiruk pikuk sehingga acara menonton film kesayangan kita menjadi terganggu.  Loh kita kan diundang, jadi datang dan terjunlah dalam kegilaan pesta itu.
  • Kematian,
    Setakut apapun dan sembunyi dimanapun suatu saat kita akan menghadapinya.  Lebih baik kita berfikir akan hidup seratus tahun lagi, sekalipun jadwal sudah ditentukan oleh Sang Penentu dalam jangka waktu yang tidak lama lagi.
    Kita tidak pernah tahu kapan pastinya, jadi kenapa harus difikirkan ?
  • Ini hanya sebagian dari banyak hal yang sering menjadi fikiran kita, padahal tidak perlu terlalu difikirkan bahkan bila perlu jangan difikirkan.   Damai dan tentram menjalani hidup ini membuat umur bertambah, ada riak dan kerikil kecil itu hal yang biasa.

    Oke sahabat semua, jadi ?  Semangat dan teruslah bersemangat.

    Gambar : http://yantsubiyanto.blogspot.com/2008/09/lebih-cepat-fikiran-atau-fisik.html

Most Commented Posts

57 Komentar pada : APAKAH INI PERLU DIFIKIRKAN ?

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. mamah aline mengatakan:

    mampir nih menjelang buka puasa, infonya bagus dan setuju ama yang dituliskan, kekuatan pikiran bisa mengubah sesuatu yang ngga bisa menjadi bisa dan mengubah pandangan negatif menjadi energi positif
    mamah aline´s last blog ..Renungan di sore hari My ComLuv Profile

  2. genial mengatakan:

    life is only

  3. Fitri mengatakan:

    Nice post.
    Salam kenal.

  4. nakjaDimande mengatakan:

    senang juga baca sesuatu yang berbeda di Indo Hijau..
    hmm, poin yang harus dibenahi dari bundo adalah yang nomer dua terakhir itu.. harus lebih bergaul lagi sama tetangga, keingetan juga klo bundo ada keperluan di rumah, mereka biasanya pada bantuin.. tapi giliran mereka yg ada acara, bundo sering hanya mewakili diri dengan amplop dan beralasan sibuk. padahal pasti menyenangkan bagi mereka bila kita menyempatkan diri untuk bergabung walau sebentar, **sibuk, sesungguhnya hanya alasan kemalasan :)
    nakjaDimande´s last blog ..Unshakeable Mentality My ComLuv Profile

    • Indo Hijau mengatakan:

      Kalau memang kita punya kesibukan, memang ada alasan yang pasti untuk tidak datang bundo, apalagi jika pesta tersebut memang bukan kategori yang layak kita datangi…., tidak selamanya sibuk menjadi alasan kemalasan, sibuk juga cermin bahwa kita juga pekerja…:D
      Indo Hijau´s last blog ..APAKAH INI PERLU DIFIKIRKAN ? My ComLuv Profile

  5. shaquille mengatakan:

    Nais inpo gan :lol:

    Hehehee.. bener2 tepat postingan kali ini dg suasana hati saya. Dari tadi pagi serasa damai utk tidk memikirkan apapun yang biasa saya pikirkan. Dan hasilnya adalah… Nyaman!
    shaquille´s last blog ..Gerbang Neraka yang Ada di Bumi My ComLuv Profile

  6. guskar mengatakan:

    pada usia paruh baya seperti ini, ternyata memikirkan hal2 sepele makin membuang energi dan mempercepat proses penuaan… ada persoalan yg lebih besar yg perlu mendapat perhatian : menyiapkan generasi berikutnya untuk memimpin di muka bumi ini… anak dan cucu kita.
    belajar dari kesalahan yg pernah kita lakukan, agar kesalahan itu tidak terulang pada generasi di bawah kita…
    bersikap bijaksana dan semadyanya sungguh menenteramkan hati dan jiwa.. :)

  7. Wandi thok mengatakan:

    Bagi nyang sudah STW, sudah saatnya memikirken perilaku masa mudanya, bagi nyang misih muda, sudah saatnya memikirken masa tuanya ya mas, jadi perlu dipikirken semua tomas? :lol:
    Wandi thok´s last blog ..20 apa 21? My ComLuv Profile

  8. pakacil mengatakan:

    hehehe.. ada benernya juga soal kelemahan itu…
    soalnya saia kerap kepikiran masalah masa lalu saya yg buruk dengan anjing dan ayam, hingga sampai saat ini tak memiliki keberanian berdekatan dengan 2 makhluk itu. *mmm… ini kelemahan apa trauma ya?*
    pakacil´s last blog ..Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2009 di Banjarbaru My ComLuv Profile

    • Indo Hijau mengatakan:

      Emang pernah dikejar-kejar anjing Pakacil ? ayam…biasanya orang banjar paling pintar memilih ayam untuk diadu, tafsirannya bisa dilihat dari warna bulu, corak kaki, suara kokok dan cara mengikat taji *loh kok kesitu?*->pengalaman empiris.
      Mulai sekarang jangan difikirkan lagi, kalau anjing jangan didekati deh, kalau ayam mungkin bisa diawali dengan anak ayam…jika dilihat dari historynya saya melihatnya cenderung kepada traumatis masa lalu…*:lol:, kayak dokter jadinya…
      Indo Hijau´s last blog ..APAKAH INI PERLU DIFIKIRKAN ? My ComLuv Profile

  9. adirossi mengatakan:

    Saya kurang sependapat dengan tulisan pada gambar tersebut bahwa “Hidup semata2 hasil pemikiran terhadap realita disekitar kita” karena hal itu seolah kita mengesampingkan peranan Tuhan yang justru menciptakan kita dan alam seisinya..

    Terkadang kita terlalu memikirkan apa yang seharusnya tidak kita pikirkan, dan jusrtu tidak memikirkan hal2 yang seharusnya kita pikirkan..hemm disini kemampuan kita untuk memilah dan memilih sangat dibuthkan agar tidak membuang waktu dan energi untuk sesuatu yang tidak berguna :D
    adirossi´s last blog ..Suasana “I’tikaf Mobile” di Kereta Bawah Tanah Kairo My ComLuv Profile

    • Indo Hijau mengatakan:

      He…he…he…, pada gambar emang sengaja saya pilih gambarannya seakan-akan kita lupa pada yang Kuasa. Sejatinya tidak bro, diatas alasan apapun tetap Dia lah yang paling utama, makanya ketegasannya saya letakan pada point terakhir.
      Terkadang, atau bahkan sering kita memikirkan hal-hal simple yang seharusnya tidak lagi menjadi beban pikiran kita dari satu sisi hal ini sudah tidak perlu lagi tetapi dari sisi manusia, jika sekali waktu terlintas dalam benak kita hal-hal sepele tersebut menurut saya masih wajar, menjadi tidak wajar jika kemudian justru menjadi beban yang tidak berujung. Sukses Bro.
      Indo Hijau´s last blog ..APAKAH INI PERLU DIFIKIRKAN ? My ComLuv Profile

  10. abifasya mengatakan:

    Assalaamu ‘Alaikum
    Selamat Pagi !!!
    Pagi ini Abifasya menyapa sahabat dengan penuh kerinduan,
    Mari sambut hari senin ini dengan penuh keceriaan dan harapan untuk senantiasa mendapatkan Ridla Allah, awali langkah kita saat hendak barangkat kerja dengan “Bismillah”, semoga Allah menjadikan langkah-langkah kita sebagai amal shaleh.
    Dan jangan pernah berkata : “Aku Benci Hari Senin”
    Salam Ramadlan penuh Berkah.
    abifasya´s last blog ..Bercumbu dengan Allah, menjemput Lailatul Qadar My ComLuv Profile

  11. Dewi Yana mengatakan:

    Assalamu’alaikum,
    Mas Aldy, untuk point yang terkahir, “kematian” menurut saya sebaiknya kita harus memikirkannya, karena mengingat mati akan membuat kita seakan punya rem dari berbuat dosa. hingga di mana saja dan kapan saja kita akan senantiasa akan selalu terarahkan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat kita. Ibnu Umar ra. berkata, “Aku datang menemui Nabi SAW. bersama sepuluh orang, lalu salah seorang dari kaum Anshar bertanya, ‘Siapakah orang yang paling cerdas dan paling mulia, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, “Orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya. Mereka itulah orang-orang cerdas. Mereka pergi dengan membawa kemuliaan dunia dan kemuliaan akhirat’. ” (HR Ibnu Majah). (Dewi Yana)
    Dewi Yana´s last blog ..Buku ke tiga saya : CUKUPLAH ALLAH My ComLuv Profile

    • Indo Hijau mengatakan:

      Waalaikumsalam,
      Nah sekarang saya kebentur sama pendapat kakak sendiri, tapi nggak apa namanya juga argumentasi.
      Mbak Yana, “Setakut apapun dan sembunyi dimanapun suatu saat kita akan menghadapinya. Lebih baik kita berfikir akan hidup seratus tahun lagi, sekalipun jadwal sudah ditentukan oleh Sang Penentu dalam jangka waktu yang tidak lama lagi.” yang saya tekankan disini adalah adanya orang-orang yang merasa bahwa kematian itu sesuatu yang menakutkan mbak, sehingga dengan ketakutannya yang difikirkan bukanlah hal-hal yang positif, tetapi justru hal-hal lain yang menghambat. Sejatinya saya sangat sepaham dengan Mbak bahwa kematian memang harus difikirkan, dengan demikian kita akan memikirkan bekal untuk perjalanan selanjutnya. Tetapi kalau yang difikirkan mengenai kematian adalah sebuah ketakutan ( paranoid ) ini yang mau saya ingatkan. Karena jika ini yang terjadi saya justru khawatir yang bersangkutan malah menjadi orang yang kontra produktif. Terima kasih sudah mengingatkan, uhhh…senangnya punya kakak yang perhatian. Salam Takzim.
      Indo Hijau´s last blog ..APAKAH INI PERLU DIFIKIRKAN ? My ComLuv Profile

  12. DENI mengatakan:

    Setuju dengan mbak Dewi…
    DENI´s last blog ..Mengkritisi Calon Mendiknas 2009-2014 My ComLuv Profile

  13. Fikar mengatakan:

    khusus masalah kematian, bagusnya gunakan kehidupan buat kebaikan jangan pernah tersia2kan. Hidup hanya satu kali. Lam kenal.
    Fikar´s last blog ..Referensi Hostingan Gratis My ComLuv Profile

  14. ganda mengatakan:

    ada yang perlu di pikirkan, bang. Yakni, kok si abang terus bilang saya cuti? wkwkwkkw…. :)
    ganda´s last blog ..Wordpress Tips : A Good Way To Prevent Spam Comments Without Plugins My ComLuv Profile

  15. Pakde Cholik mengatakan:

    Makanya saya katakan sekali-kali tengoklah laci kita. Pasti disana ada jepitan rambut yang udah karatan, tutup spidol, karet gelang yang sudah lower, paper clip uang, sisir yang sudah putus2. Mengapa masih disimpan. Nah demikian pula otak atau pikiran kita. Kadang terlalu banyak mikir yang nggak perlu. Kalau kita bekerja sebagai tukang sol sepatu ya ndak usah mikir susunan kabinet segala, itu urusan pemerintah.
    Ketika sedang piknik, ya piknilah dengan benar, nggak usah mikir jemuran yang ada dirumah.
    Salam hangat mas

    • Indo Hijau mengatakan:

      Kalau Masku ini pendapatnya simple dan lebih kepada kenyataan sehari-hari, samplingnyapun pake laci meja segala. Berbeda dengan Kakakku Yana yang berpegang kepada dalil agama. Tetapi yang harus digaris bawahi esensinya keduanya sama…lha saya kalau nulis postingan selalu mikir loh mas, apa mas cholik mau komen disini nggak ? githcu…..
      Indo Hijau´s last blog ..APAKAH INI PERLU DIFIKIRKAN ? My ComLuv Profile